Indonesia Tuntut Rp 25 Miliar Atas Kerusakan Karang

Penulis: Elfa | Editor: Christison Sondang Pane

Indonesia Tuntut Rp 25 Miliar Atas Kerusakan Karang

Terumbu karang (Fox News)

Rabu, 15 Maret 2017 | 10:20

Analisadaily - Kerusakan karang yang terjadi di pulau Kri, Papua, Indonesia, membuat sejumlah masyarakat marah. Kerusakan karang disebabkan masuknya kapal pesiar milik Inggris, Caledonian Sky. Atas insiden ini, pemerintah Indonesia menuntut $18 juta atau sekitar Rp. 25 miliar untuk perbaikan karang.

Selain itu, pihak Caledonian Sky, diminta turut membantu memperbaiki karang yang memakan waktu hingga 10 tahun ke depan. Setidaknya, 1.600 meter persegi terumbu karang telah rusak akibat kejadian ini.

"Jenis-jenis terumbu karang yang rusak akibat kapal adalah Genus Porites, Acropora, Poicilopora, Tubastrea, Montipora, Stylopora, Favia dan Pavites. Ini akan memakan waktu puluhan tahun untuk mengembalikannya," kata Ricardo Tapilatu, pemimpin investigasi masalah.

Caledonian Sky, yang dimiliki oleh perusahaan Inggris Caledonia Noble, sampai di Raja Ampat karena sedang melakukan perjalanan bird-watching di Pulau Waigeo. Kapal pesiar diduga memasuki wilayah tanpa konsultasi pemandu lokal dan awak kapal hanya mengandalkan navigasi GPS tanpa mempertimbangkan air pasang.

"Nakhoda memaksa kapal untuk memasuki area yang tidak sewajarnya untuk kapal pesiar," kata juru bicara CII, Albert Nebore.

Penduduk setempat  mengatakan, selain kerusakan karang, insiden juga menyebabkan beban besar pada ekonomi lokal karena masyarakat sangat bergantung pada snorkeling dan scuba-diving dari wisatawan.

“Kami telah mencoba untuk melestarikan terumbu karang untuk waktu yang lama, dan hanya dalam beberapa jam mereka rusak,” kata Laura Resti, dari asosiasi homestay Raja Ampat.

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar